27 March 2012

Kernel

Bagian ini akan menjelaskan kernel secara umum dan sejarah perkembangan Kernel Linux. Kernel adalah suatu perangkat lunak yang menjadi bagian utama dari sebuah sistem operasi. Tugasnya melayani bermacam program aplikasi untuk mengakses perangkat keras komputer secara aman.


Karena akses terhadap perangkat keras terbatas, sedangkan ada lebih dari satu program yang harus dilayani dalam waktu yang bersamaan, maka kernel juga bertugas untuk mengatur kapan dan berapa lama suatu program dapat menggunakan satu bagian perangkat keras tersebut. Hal tersebut dinamakan sebagai multiplexing.


Akses kepada perangkat keras secara langsung merupakan masalah yang kompleks, oleh karena itu kernel biasanya mengimplementasikan sekumpulan abstraksi hardware. Abstraksi-abstraksi tersebut merupakan sebuah cara untuk menyembunyikan kompleksitas, dan memungkinkan akses kepada perangkat keras menjadi mudah dan seragam. Sehingga abstraksi pada akhirnya memudahkan pekerjaan programer.


Untuk menjalankan sebuah komputer kita tidak harus menggunakan kernel sistem operasi. Sebuah program dapat saja langsung di- load dan dijalankan diatas mesin 'telanjang' komputer, yaitu bilamana pembuat program ingin melakukan pekerjaannya tanpa bantuan abstraksi perangkat keras atau bantuan sistem operasi. Teknik ini digunakan oleh komputer generasi awal, sehingga bila kita ingin berpindah dari satu program ke program lain, kita harus mereset dan meload kembali program-program tersebut.


Ada 4 kategori kernel:


Monolithic kernel. Kernel yang menyediakan abstraksi perangkat keras yang kaya dan tangguh.


Microkernel. Kernel yang menyediakan hanya sekumpulan kecil abstraksi perangkat keras sederhana, dan menggunakan aplikasi-aplikasi yang disebut sebagai server untuk menyediakan fungsi-fungsi lainnya.


Hybrid (modifikasi dari microkernel). Kernel yang mirip microkernel, tetapi ia juga memasukkan beberapa kode tambahan di kernel agar ia menjadi lebih cepat


Exokernel. Kernel yang tidak menyediakan sama sekali abstraksi hardware, tapi ia menyediakan sekumpulan pustaka yang menyediakan fungsi-fungsi akses ke perangkat keras secara langsung atau hampir-hampir langsung.


Dari keempat kategori kernel yang disebutkan diatas, kernel Linux termasuk kategori monolithic kernel. Kernel Linux berbeda dengan sistem Linux. Kernel Linux merupakan sebuah perangkat lunak orisinil yang dibuat oleh komunitas Linux, sedangkan sistem Linux, yang dikenal saat ini, mengandung banyak komponen yang dibuat sendiri atau dipinjam dari proyek pengembangan lain.


Kernel Linux pertama yang dipublikasikan adalah versi 0.01, pada tanggal 14 Maret 1991. Sistem berkas yang didukung hanya sistem berkas Minix. Kernel pertama dibuat berdasarkan kerangka Minix (sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andy Tanenbaum). Tetapi, kernel tersebut sudah mengimplementasi proses UNIX secara tepat.


Pada tanggal 14 Maret 1994 dirilis versi 1.0, yang merupakan tonggak sejarah Linux. Versi ini adalah kulminasi dari tiga tahun perkembangan yang cepat dari kernel Linux. Fitur baru terbesar yang disediakan adalah jaringan. Versi 1.0 mampu mendukung protokol standar jaringan TCP/IP. Kernel 1.0 juga memiliki sistem berkas yang lebih baik tanpa batasan-batasan sistem berkas Minix.


Sejumlah dukungan perangkat keras ekstra juga dimasukkan ke dalam rilis ini. Dukungan perangkat keras telah berkembang termasuk diantaranya floppy-disk, CD-ROM, sound card, berbagai mouse, dan keyboard internasional. Dukungan juga diberikan terhadap modul kernel yang loadable dan unloadable secara dinamis.


Satu tahun kemudian dirilis kernel versi 1.2. Kernel ini mendukung variasi perangkat keras yang lebih luas. Pengembang telah memperbaharui networking stack untuk menyediakan support bagi protokol IPX, dan membuat implementasi IP lebih lengkap dengan memberikan fungsi accounting dan firewalling. Kernel 1.2 ini merupakan kernel Linux terakhir yang PC-only. Konsentrasi lebih diberikan pada dukungan perangkat keras dan memperbanyak implementasi lengkap pada fungsi-fungsi yang ada.


Pada bulan Juni 1996, kernel Linux 2.0 dirilis.


Versi ini memiliki dua kemampuan baru yang penting, yaitu dukungan terhadap multiple architecture dan multiprocessor architectures. Kode untuk manajemen memori telah diperbaiki sehingga kinerja sistem berkas dan memori virtual meningkat. Untuk pertama kalinya, file system caching dikembangkan ke networked file systems, juga sudah didukung writable memory mapped regions. Kernel 2.0 sudah memberikan kinerja TCP/IP yang lebih baik, ditambah dengan sejumlah protokol jaringan baru.


Kemampuan untuk memakai remote netware dan SMB (Microsoft LanManager) network volumes juga telah ditambahkan pada versi terbaru ini. Tambahan lain adalah dukungan internal kernel threads, penanganan dependencies antara modul-modul loadable, dan loadingotomatis modul berdasarkan permintaan (on demand). Konfigurasi dinamis dari kernel pada run time telah diperbaiki melalui konfigurasi interface yang baru dan standar.


Semenjak Desember 2003, telah diluncurkan Kernel versi 2.6, yang dewasa ini (2008) telah mencapai patch versi 2.6.26.1 ( http://kambing.ui.edu/kernel-linux/v2.6/). Hal-hal yang berubah dari versi 2.6 ini ialah:


Subitem M/K yang dipercanggih.
Kernel yang pre-emptif.
Penjadwalan Proses yang dipercanggih.
Threading yang dipercanggih.
Implementasi ALSA (Advanced Linux Sound Architecture) dalam kernel.


Dukungan sistem berkas seperti: ext2, ext3, reiserfs, adfs, amiga ffs, apple macintosh hfs, cramfs, jfs, iso9660, minix, msdos, bfs, free vxfs, os/2 hpfs, qnx4fs, romfs, sysvfs, udf, ufs, vfat, xfs, BeOS befs (ro), ntfs (ro), efs (ro).






Sumber:ftp://komo.padinet.com/free/v06/Kuliah/SistemOperasi/BUKU/SistemOperasi-4.X-1/ch09s02.html

    Modul Kernel Linux

    Pengertian Modul Kernel Linux
    Modul kernel Linux adalah bagian dari kernel Linux yang dapat dikompilasi, dipanggil dan dihapus secara terpisah dari bagian kernel lainnya saat dibutuhkan. Modul kernel dapat menambah fungsionalitas kernel tanpa perlu me-reboot sistem. Secara teori tidak ada yang dapat membatasi apa yang dapat dilakukan oleh modul kernel. Kernel modul dapat mengimplementasikan antara lain device driver, sistem berkas, protokol jaringan.

    Modul kernel Linux memudahkan pihak lain untuk meningkatkan fungsionalitas kernel tanpa harus membuat sebuah kernel monolitik dan menambahkan fungsi yang mereka butuhkan langsung ke dalam image dari kernel. Selain hal tersebut akan membuat ukuran kernel menjadi lebih besar, kekurangan lainnya adalah mereka harus membangun dan me-reboot kernel setiap saat hendak menambah fungsi baru. Dengan adanya modul maka setiap pihak dapat dengan mudah menulis fungsi-fungsi baru dan bahkan mendistribusikannya sendiri, di luar GPL.

    Kernel modul juga memberikan keuntungan lain yaitu membuat sistem Linux dapat dinyalakan dengan kernel standar yang minimal, tanpa tambahan device driver yang ikut dipanggil. Device driver yang dibutuhkan dapat dipanggil kemudian secara eksplisit maupun secara otomatis saat dibutuhkan.


    Terdapat tiga komponen untuk menunjang modul kernel Linux. Ketiga komponen tersebut adalah manajemen modul, registrasi driver, dan mekanisme penyelesaian konflik. Berikut akan dibahas ketiga komponen pendukung tersebut.

    Manajemen Modul Kernel Linux

    Manajemen modul akan mengatur pemanggilan modul ke dalam memori dan berkomunikasi dengan bagian lainnya dari kernel. Memanggil sebuah modul tidak hanya memasukkan isi binarinya ke dalam memori kernel, namun juga harus dipastikan bahwa setiap rujukan yang dibuat oleh modul ke simbol kernel atau pun titik masukan diperbaharui untuk menunjuk ke lokasi yang benar di alamat kernel.

    Linux membuat tabel simbol internal di kernel. Tabel ini tidak memuat semua simbol yang didefinisikan di kernel saat kompilasi, namun simbol-simbol tersebut harus diekspor secara eksplisit oleh kernel. Semua hal ini diperlukan untuk penanganan rujukan yang dilakukan oleh modul terhadap simbol-simbol.
    Pemanggilan modul dilakukan dalam dua tahap. Pertama, utilitas pemanggil modul akan meminta kernel untuk mereservasi tempat di memori virtual kernel untuk modul tersebut.

    Kernel akan memberikan alamat memori yang dialokasikan dan utilitas tersebut dapat menggunakannya untuk memasukkan kode mesin dari modul tersebut ke alamat pemanggilan yang tepat. Berikutnya system calls akan membawa modul, berikut setiap tabel simbol yang hendak diekspor, ke kernel.

    Dengan demikian modul tersebut akan berada di alamat yang telah dialokasikan dan tabel simbol milik kernel akan diperbaharui. Komponen manajemen modul yang lain adalah peminta modul. Kernel mendefinisikan antarmuka komunikasi yang dapat dihubungi oleh program manajemen modul.

    Saat hubungan tercipta, kernel akan menginformasikan proses manajemen kapan pun sebuah proses meminta device driver, sistem berkas, atau layanan jaringan yang belum terpanggil dan memberikan manajer kesempatan untuk memanggil layanan tersebut. Permintaan layanan akan selesai saat modul telah terpanggil. Manajer proses akan memeriksa secara berkala apakah modul tersebut masih digunakan, dan akan menghapusnya saat tidak diperlukan lagi.

    Registrasi Driver

    Untuk membuat modul kernel yang baru dipanggil berfungsi, bagian dari kernel yang lain harus mengetahui keberadaan dan fungsi baru tersebut. Kernel membuat tabel dinamis yang berisi semua driver yang telah diketahuinya dan menyediakan serangkaian routines untuk menambah dan menghapus driver dari tabel tersebut. Routines ini yang bertanggung-jawab untuk mendaftarkan fungsi modul baru tersebut.

    Hal-hal yang masuk dalam tabel registrasi adalah:

    device driver

    sistem berkas

    protokol jaringan

    format binari


    Resolusi Konflik

    Keanekaragaman konfigurasi perangkat keras komputer serta driver yang mungkin terdapat pada sebuah komputer pribadi telah menjadi suatu masalah tersendiri. Masalah pengaturan konfigurasi perangkat keras tersebut menjadi semakin kompleks akibat dukungan terhadap device driver yang modular, karena device yang aktif pada suatu saat bervariasi.

    Linux menyediakan sebuah mekanisme penyelesaian masalah untuk membantu arbitrasi akses terhadap perangkat keras tertentu. Tujuan mekanisme tersebut adalah untuk mencegah modul berebut akses terhadap suatu perangkat keras, mencegah autoprobes mengusik keberadaan driver yang telah ada, menyelesaikan konflik di antara sejumlah driver yang berusaha mengakses perangkat keras yang sama.
    Kernel membuat daftar alokasi sumber daya perangkat keras.

    Ketika suatu driver hendak mengakses sumber daya melalui M/K port, jalur interrupt, atau pun kanal DMA, maka driver tersebut diharapkan mereservasi sumber daya tersebut pada basis data kernel terlebih dahulu. Jika reservasinya ditolak akibat ketidaktersediaan sumber daya yang diminta, maka modul harus memutuskan apa yang hendak dilakukan selanjutnya. Jika tidak dapat melanjutkan, maka modul tersebut dapat dihapus.



    Sumber:ftp://komo.padinet.com/

    Pengertian Command Line Interface (CLI) di Linux


    Pengertian antarmuka ( interface) adalah salah satu layanan yang disediakan sistem operasi sebagai sarana interaksi antara pengguna dengan sistem operasi. Antarmuka adalah komponen sistem operasi yang bersentuhan langsung dengan pengguna. Terdapat dua jenis antarmuka, yaitu Command Line Interface(CLI) dan Graphical User Interface(GUI).


    Dua tipe interface sistem operasi :

    1. Command Line Interface (CLI) – berbasis teks, yang jika melakukan perintah harus dengan mengetikan perintah.

    2.Graphical User Interface (GUI) – berbasis grafis, dgn memiliki tampilan berupa menu dan icon-2.
    Pengertian CLI


    CLI adalah tipe antarmuka dimana pengguna berinteraksi dengan sistem operasi melalui text-terminal. Pengguna menjalankan perintah dan program di sistem operasi tersebut dengan cara mengetikkan baris-baris tertentu.

    Meskipun konsepnya sama, tiap-tiap sistem operasi memiliki nama atau istilah yang berbeda untuk CLI-nya. UNIX memberi nama CLI-nya sebagai bash, ash, ksh, dan lain sebagainya. Microsoft Disk Operating System (MS-DOS) memberi nama command.com atau Command Prompt. Sedangkan pada Windows Vista, Microsoft menamakannya PowerShell. Pengguna Linux mengenal CLI pada Linux sebagai terminal, sedangkan pada Apple namanya adalah commandshell.


    Pengenalan CLI di Linux
    Seperti pada saat akan menginputkan perintah di DOS, command line atau baris perintah di Linux juga diketikkan di prompt dan diakhiri enter untuk mengeksekusi perintah tersebut. Baris perintah merupakan cara yang lebih efisien untuk melakukan sesuatu pekerjaan oleh karena itu pemakai Linux tetap mengandalkan cara ini untuk bekerja. Sebaiknya pemula juga harus mengetahui dan sedikitnya pernah menggunanakan perintah baris ini karena suatu saat pengetahuan akan perintah-perintah ini bisa sangat diperlukan.

    Berikut ini adalah beberapa contoh perintah yang digunakan di sistem operasi Linux Blankon 7 Pattimura pada mode CLI, yang juga bisa digunakan pada distro yang lain. Pada contoh ini saya menggunakan Blankon 7 Pattimura


    1. sudo su

    Digunakan untuk login sebagai root/pengguna tertinggi

    Sintaks sudo su


    2. login

    Digunakan untuk login sebagai user lain, namun harus menjadi root dulu untuk bisa menjalankan peirntah ini.

    Sintaks : login namauser

    Contoh : login adam


    3. cd

    Digunakan untuk berpindah direktori

    Sintaks : cd alamat_direktori

    Contoh : cd /var/www


    4. pwd

    Digunakan untuk memperlihatkan di direktori mana posisi kita berada sekarang.

    Sintaks : pwd


    5. ls

    Digunakan untuk melihat isi sebuah direktori.

    Sintaks : ls


    6. cp

    Digunakan untuk melakukan copy file.

    Sintaks : cp /direktori/file_yang_ingin_dicopy /direktori tujuan

    Contoh : cp /etc/file1.txt /var/www


    7. mv

    Digunakan untuk melakukan cut atau rename.

    Sintaks :

    mv /direktori/file_yang_ingin_dicut /direktori tujuan (cut)

    mv /direktori/file_yang_ingin_direname /nama_baru_file (rename)

    Contoh:

    mv /etc/file1.txt /var/www

    mv /etc/file1.txt file2.txt


    8. mkdir

    Digunakan untuk membuat folder baru.

    Sintaks : mkdir nama_folder

    Contoh : mkdir folder1


    9. rmdir

    Digunakan untuk menghapus folder.

    Sintaks : rmdir nama_folder

    Contoh : rmdir folder1


    10. touch

    Digunakan untuk membuat file baru.

    Sintaks : touch nama_file

    Contoh : touch file1.txt


    11. rm

    Digunakan untuk menghapus file.

    Sintaks : rm nama_file

    Contoh : rm file1.txt


    12. more

    Digunakan untuk menampilkan isi sebuah file

    Sintaks : more nama_fie

    Contoh : more file1.txt


    13. echo

    Digunakan untuk menuliskan sesuatu kata atau kalimat ke sebuah file.

    Sintaks : echo “isi pesan” nama_file

    Contoh : echo “Hai ini adalah contoh pesan” >> file1.txt


    14. adduser

    Digunakan untuk menambah user baru.

    Sintaks : adduser nama_user

    Contoh : adduser adamkurniawan


    15. addgroup

    Digunakan untuk menambah group baru

    Sintaks : addgroup nama_group

    Contoh : addgroup grup1


    16. lsusb

    Digunakan untuk melihat perangkat usb yang sedang terkoneksi ke komputer

    Sintaks : lsusb


    17. lspci

    Digunakan untuk melihat perangkat pci yang sedang terkoneksi ke komputer

    Sintaks : lspci


    18. lshw

    Digunakan untuk melihat hardware komputer.

    Sintaks : lshw


    19. dmesg

    Digunakan untuk melihat hardware yang sedang beraktifitas

    Sintaks : dmseg


    20. top

    Digunakan untuk melihat proses yang sedang berjalan, seperti Task Manager pada Windows.

    Sintaks : top


    21. cpuinfo

    Digunakan untuk melihat spesifikasi komputer.

    Sintaks : more /proc/cpuinfo


    22. meminfo

    Digunakan untuk melihat status RAM

    Sintaks : more /proc/meminfo


    23. clear

    Digunakan untuk membersihkan layar

    Sintaks : clear


    24. halt

    Digunakan untuk mematikan komputer, namun harus sebagai root.

    Sintaks : halt


    25. reboot

    Digunakan untuk merestart komputer, namun harus sebagai root.

    Sintaks : reboot


    26. exit

    Digunakan untuk keluar dari terminal.

    Sintaks : exit


    27. wget

    Digunakan untuk mendownload via terminal

    Sintaks : wget link_download

    Contoh : wget www.insightcalendar.com/Insight_Calendar_1-1_Setup.exe


    28. ifconfig

    Digunakan untuk melihat konfigurasi ethernet/kartu jaringan.

    Sintaks : ifconfig


    29. apt-get

    Digunakan untuk memperoleh paket/software dari repository ubuntu secara online.

    Sintax : apt-get nama_paket

    Contoh :

    apt-get update (untuk melakukan update repository)

    apt-get update wine (untuk mendapatkan paket wine)


    30. tar

    Digunakan untuk melakukan extract file.

    Sintaks : tar [parameter] nama_file

    Contoh : tar -xzvf komodo-edit-5.2.4-4343-linux-libcpp6-x86.tar.gz


    31. nautilus

    Digunakan untuk membuka tampilan GUI secara langsung.

    Sintaks : nautilus

    Contoh : sudo nautilus (menggunakan mode GUI dengan status root)

    jika ada yang kurang tolong ditambahin , jika ada yang salah , mohon di perbaiki ,. karena saya masih dalam pembelajaran pengenalan Linux .. terimakasii



    Sumber: http://setiyadiagung.wordpress.com

    24 March 2012

    Hosting Murah Indonesia

    Sekarang sangat menjamur yang namanya layanan hostingan murah,baik server lokal maupun dari luar lokal, di Indonesia sendiri cukup banyak penyedia layanan hostingan ada yang gratis dan ada yang berbayar. Semua web penyedia layanan hoting murah khususnya di Indonesia berlomba-lomba memberikan layanan terbaik demi memuaskan client mereka.


    Beberapa cara pun dipakai demi memikat atau pun menarik client agar mau berkeja sama dalam kata lain memakai jasa atau menyewa produk-produk yang mereka tawarkan dari mulai beriklan ,promosi besar-besaran, sampai memberikan harga diskon.


    Dari judul diatas "Hosting Murah Indonesia" disini saya akan membahas salah satu web penyedia hostingan murah Indonesia yaitu Grosirhosting, dimana web ini lagi gencar-gencarya mempromosikan diri baik dari segi produk hostingan, domain sampai jasa pembuatan website yang di tawarkan.


    Grosirhosting adalah salah satu dari sekian banyaknya web penyedia layanan hotingan Murah di Indonesia. Grosirhosting memiliki banyak fasilitas dan pelayanan yang sangat membantu menunjang aktifitas anda baik dalam blogging maupun bisnis online.


    Grosirhosting memiliki Performa server hosting Indonesia maupun Amerika yang mantap, harga yang ditawarkan relatif murah, customer service yang siap membantu anda selama 24 jam.


    Anda masih bingung, ragu dan terkendala dengan server hosting Indonesia yang ada saat ini...???Sekarang anda tidak usah bingung dan ragu lagi, Grosirhostinglah jawabannya yang siap membantu dan memberikan solusi buat anda.


    Sekilas tentang Grosirhosting :


    "Kami merupakan jasa penyedia layanan hosting yang aman murah meriah dan handal tentunya .
    Berawal dari bisnis kecil kecilan dan sampai saat ini kami terus mengembangkan fitur dan layanan hosting kami.
    Grosirhosting juga menyediakan jasa pembuatan web site profesional, mulai dari personal web, company profile, web applikasi, web sekolah hingga web toko online dan menerima juga custom website. Selain itu kami juga dapat membantu anda dalam maintenance atau re-design website anda yang telah ada sebelumnya."


    So....!! tunggu apalagi...??


    Sekarang sudah saatnya anda beralih kepada yang lebih baik, aman, murah meriah dan handal dan selalu memberikan layanan terbaik dan memuaskan. Untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap segera kunjungi website resmi Grosirhosting di www.grosirhosting.com.

    13 March 2012

    Cara Instal dan Konfigurasi Modem SmartFren di Ubuntu

    Seperti yang kita ketahui, bahwa Linux ubuntu tidaklah compatible dengan berbagai perangkat-perangkat komputer. Salah satunya adalah modem. Berbeda dengan modem-modem lainnya, yang dapat dikonfigurasi melalui APN saja, agar dapat digunakan maka modem SmartFren Ec1261-2 tersebut harus diperkenalkan terlebih dahulu dengan Ubuntu melalui konfigurasi di terminal.

    Langkah Langkah cara konfigurasi SmartFren Ec1261-2

    1. Masuk ke Ubuntu dan colokkan modem SmartFren Ec1261-2

    2. Buka Terminal, ketikkan perintah lsusb, maka akan muncul tampilan seperti berikut

    Dari tampilan diatas perhatikan bagian Bus 001 Device 005: ID 19d2:ffde ONDA Communication S.p.A. Kode ffde menunjukkan modem terdeteksi sebagai Storage Device atau CD-ROM.

    3. Setelah itu ketikkan perintah sudo eject /dev/sr1 untuk mengeject CD-ROM drive tersebut

    Masukkan password root kita, kemudian tekan enter

    4. ketikkan lsusb sekali lagi di terminal, dan lihat perubahan yang terjadi

    Perhatikan Bus 001 Device 006: ID 19d2:ffde ONDA Communication S.p.A, telah terjadi perubahan dari ffde menjadi ffdd

    5. Setelah perubahan berhasil dilakukan ketikkan perintah sudo modprobe usbserial vendor=0x19d2 product=0xffdd.

    6. Ketikkan lagi sudo wvdialconf

    7. Setelah itu ketik perintah sudo gedit /etc/wvdial.conf

    ganti konfigurasi yang tertera di sana dengan di bawah ini dan klik save.

    [Dialer smart]
    Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
    Modem Type = Analog Modem
    Phone = #777
    ISDN = 0
    Username = smart
    Init1 = ATZ
    Password = smart
    Modem = /dev/ttyUSB0
    Baud = 460800
    Command Line = ATDT
    Stupid Mode = 1

    [Dialer mobi]
    Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
    Modem Type = Analog Modem
    Phone = #777
    ISDN = 0
    Username = m8
    Init1 = ATZ
    Password = m8
    Modem = /dev/ttyUSB0
    Baud = 460800
    Command Line = ATDT
    Stupid Mode = 1

    8. Buka tab baru di terminal, ketik perintah sudo wvdial smart, untuk melakukan koneksi ke internet

    9. Lakukan ping untuk mengetes koneksi internetnya, dengan cara buka tab baru di terminal, kemudian ketikkan perintah ping google.com

    10. Dan sekarang kita bisa mengakses internet dengan menggunakan modem SmartFren Ec1261-2

    11. Agar kita tidak perlu melakukan konfigurasi setiap mau konek ke internet, maka kita harus menyimpan konfigurasinya. Caranya yaitu, buat sebuah file baru dan simpan dgn eksistensi

    .sh. Kemudian copy kan script berikut dan save.

    #!/bin/bash

    sudo eject /dev/sr1

    sleep 2

    sudo modprobe usbserial vendor=0x19d2 product=0xffdd

    sleep 2

    sudo wvdial smart

    12. Untuk menjalankannya, doble klik file yang telah di buat, Pilih Run in Terminal

    13. Akan Terbuka terminal, masukkan password admin dan tekan enter

    14. Tunggu sampai prosesnya selesai

    15. Modem pun berhasil dikonekkan ke internet

    semoga bermamfaat..!!