30 October 2011

Djohar Arifin Temui Wali Kota Medan, PSMS pun Balik ke LPI

Djohar
 Arifin Temui Wali Kota Medan, PSMS pun Balik ke LPI
MEDAN – Setelah sempat menolak tiket gratis untuk bekompetisi di Liga Prima Indonesia (LPI), PSMS Medan akhirnya berubah pikiran lagi. Tim berjuluk Ayam Kinantan itu akhirnya menyatakan mau berkompetisi di liga asuhan PSSI tersebut.

Menurut tim pelaksana teknis PSMS Medan, Iswanda Nanda Ramli, mengatakan dirinya mewakili Ketua Umum PSMS, memastikan bahwa tim asal Kota MEdan itu sudah resmi menjadi kontestan LPI.

Ia pun meminta maaf atas informasi yang sempat beredar di masyarakat, bahwa pengurus PSMS bersikeras ingin tim itu bermain di Divisi Utama. "Ketum sudah memutuskan kami bermain di LPI, bukan di Divisi Utama. LPI kompetisi legal dan resmi di bawah PSSI. Saya, Nanda Ramli dan Idris ditunjuk langsung Ketum untuk segera membentuk dan mematangkan tim," ujarnya.

Terkait pernyataan sebelumnya dari Ketua Pelaksana Teknis PSMS, Idris, yang menyatakan PSMS akan bermain di Divisi Utama, Nanda menyebutkan saat itu belum ada koordinasi final dengan Ketum PSMS, Rahudman.

"Mohon maaf yang sebesar-besarnya buat kawan-kawan media dan publik kota Medan. Saat itu Pak Idris memang menunggu keputusan resmi Ketua Umum yang sedang berada di luar kota. Jadi bukan miskomunikasi, tapi memang belum ada keputusan final waktu itu. Sekali lagi maaf atas kesimpangsiuran ini," ujarnya.
Diduga keputusan PSMS yang kembali berubah itu diambil setelah KEtua Umum PSSI, Djohar Arifin, menemui Ketua Umum PSMS yang juga Wali Kota MEdan, Rahudman. Hal itu diakui sendiri oleh Djohar Arifin.

Menurut Djohar, ia memang berinisiatif bertemu Walikota Medan yang juga Ketua Umum PSMS, Rahudman Harahap. Dalam pertemuan itu, kata Djohar, ia sudah berkomunikasi perihal status definitif PSMS.

"Saya datang mengonfirmasi hal ini pada Ketum PSMS, Rahudman. Beliau memastikan ikut LPI sesuai kesepakatan terdahulu dengan konsorsium. Jadi bukan divisi utama," ujar Djohar.

Djohar membantah pihaknya memaksakan PSMS harus ikut LPI. Menurut dia, PSSI hanya sebatas mengonfirmasi ulang status PSMS. "Nah, itu langsung disampaikan secara lisan Ketum PSMS. Kalau Ketum-nya sudah bilang ia, berarti definitif kan, tidak bakal berubah lagi. Silahkan croscheck sama beliau," tandasnya.



Sumber: http://www.tribunnews.com/

29 October 2011

Tangkap Pemain Togel dapat Hadiah Rp1 Juta

Sabtu, 29 Oktober 2011 Ada kabar gembira kepada warga Tapteng. Kapolres Tapteng AKBP Dicky Patrianegara SH SIK menyatakan akan memberikan bonus Rp1 juta bagi masyarakat yang berhasil menangkap pemain togel atau bandarnya.

Ini karena kasus judi togel mengalami peningkatan setiap tahunya di wilayah hukum Polres Tapteng. Berdasarkan data yang dimilik Polres Tapteng, kasus judi togel tahun 2010 sebanyak 173 kasus dan tahun 2011 terhitung sampai bulan September, sebanyak 198 kasus.

“Saya akan memberikan bonus Rp1 juta bagi masyarakat yang berhasil menangkap pemain togel. Apakah itu tukang rekap atau bandar togel. Jika, masyarakat tidak bisa menangkap, anggota saya siap menangkap, masyarakat tinggal memberikan informasi dan data yang akurat saja, nanti anggota saya yang menangkap.

Ini adalah sebagai bukti keseriusan Polres Tapteng untuk membasmi togel ini di bumi Tapanuli Tengah ini,” kata kapolres pada acara cofee morning dengan wartawan dan LSM serta tokoh masyarakat dan toko agama, di Aula Mapolres Tapteng di Kota Sibolga, Selasa (25/10).

Menurut kapolres, meningkatnya kasus judi khususnya judi togel, karena kurangnya respon dari masyarakat untuk menghindari togel tersebut. Karena ada masyarakat yang justru senang dengan judi togel itu. Selain itu juga tingkat pengangguran yang tinggi turut memengaruhi peningkatan pecinta judi togel.

“Karena tidak ada kerjaan lagi, sehingga masyarakat dominan menebak angka dengan kerja ringan mendapat uang yang lumayan. Kendala lainnya, tidak tertangkapnya bandar judi togel, atau polisi atau anggota saya malas menindaklanjutinya. Ketiga hal inilah yang membuat judi togel susah diberantas di Tapteng terutama kurangnya respon dari masyarakat. Parahnya lagi, masyarakat justru ikut bertindak anarkis jika tukang rekap dan bandar togel itu ditangkap polisi.

Untuk itu sebagai bukti komitmen kita, saya akan memberikan bonus uang Rp1juta bagi masyarakat yang berhasil memberikan data akurat tentang bandar atau tukang rekap togel. Jadi, tinggal lapor kepada saya atau anggota, biar kami yang menangkapnya,” tegas kapolres.

Kapolres menilai, jika masyarakat tidak mau membeli togel, pasti togel itu mati sendiri. Namun karena masyarakat juga gemar untuk bermain togel, maka togelpun semakin menjamur di daerah ini.

“Untuk itu saya meminta dan memohon kerjasama yang baik antara masyarakat dengan polisi untuk membasmi togel ini. Saya tidak main-main dalam membersihkan togel ini di wilayah Polres Tapteng. Jika masyarakat melihat ada anggota saya yang menjadi baking togel atau judi lainnya langsung laporan kepada saya, pasti akan saya sikat. Tetapi kalau anggota di luar kesatuan kami silahkan dilaporkan kepada pimpinannya, jangan kepada saya, itu namanya mengadu saya,” tandas kapolres.



Sumber: http://www.metrosiantar.com

28 October 2011

PSMS: PSSI Bikin Jadwal Saja Tak Becus, Stres Kita Dibuatnya

PSMS: 
PSSI Bikin Jadwal Saja Tak Becus, Stres Kita Dibuatnya
MEDAN – Pelaksana Teknis tim PSMS Medan, Idris, kukuh menolak ikut bergabung di Liga Prima Indonesia (LPI) binaan PSSI. Meski CEO PT Bintang Medan, Dityo Pramono, mengatakan sudah mendaftarkan PSMS ikut LPI, Idris enggan mengakuinya.

Idris pun menyoal wewenang Dityo mendaftarkan PSMS tanpa adanya koordinasi. "Saya mau tanya, Dityo itu siapa di PSMS? Dia tidak ada wewenang, kesepakatan masih ada di MoU, belum ada tindak lanjut. Konsorsium kasih sampan, kalau kami tidak mau naik sampan itu bagaimana," katanya menganalogikan.
Tidak hanya itu, Idris secara terbuka juga mengkritik Sihar Sitorus, Ketua Komite Kompetisi PSSI yang menyatakan akan memberikan sanksi kepada klub yang tidak ikut LPI.

"Sihar Sitorus jangan sembarangan keluarkan pernyataan. Ingin mempertegas aturan, tapi justru ia yang melanggar. Manual liga saja belum ada, jadwal tak becus. Stres kita dibuatnya. Tolong tulis ini, pecat saja Sihar dari Exco," katanya.

Sebelumnya CEO PT Bintang Medan, Dityo Pramono, mengakui bahwa ia yang telah mendaftakan PSMS ikut LPI. Secara hirarki organisasional, kata dia, hal itu dapat dibenarkan. Pasalnya PSMS menggunakan label PT Bintang Medan sebagai pemenuhan aspek legalitas pascapenandatangan MoU dua pihak 12 Agustus lalu.

Diakuinya, PSMS bisa saja membatalkan pendaftaran tersebut jika memang tidak meneruskan MoU dengan PT Bintang Medan. Namun setelah MoU kesepakatan, PSMS juga sudah menandatangani kesepakatan lanjutan yang ditandatangani oleh Wali Kota Medan, Rahudman, dengan Widjajanto yang mewakili konsorsium.

“Sudah ada kesepakatan yang ditandatangani Wali Kota dan Widjajanto sebagai tindak lanjut dari MoU. Lantas itu apa kalau bukan kelanjutan MoU?" ujarnya.



Sumber: http://www.tribunnews.com/

Inilah Alasan PSMS Medan Tolak Tiket Gratis LPI

Inilah Alasan PSMS Medan Tolak Tiket Gratis LPI
MEDAN - Keputusan PSMS Medan memilih berlaga di divisi utama daripada Liga Prima Indonesia (LPI) dilandasi dua alasan. Pertama sikap PSSI yang terlalu sering melabrak statuta FIFA/PSSI. Kedua masalah arogansi pihak konsorsium yang dinilai terlalu mendikte klub tersebut. 

Dengan keluarnya PSMS sebagai kontestan LPI, membuat peluang klub itu merger dengan Bintang Medan menjadi mengambang. "PSMS belum deal dengan Bintang Medan, saya tidak katakan batal. Namun hingga saat ini kami belum deal," kata Benny Tomasoa, salah seorang pengurus PSMS Medan.

Ia mengatakan, keputusan yang diambil PSMS itu tidak dilakukannya seorang diri, namun sudah berdiskusi dengan Ketua Umum PSMS, Rahudman Harahap.

"Kami sepakat dengan Walikota sebagai Ketua Umum, PSMS harus mampu berdiri di atas kaki sendiri, dan mencari sponsor yang tidak menguasai saham secara mutlak. Kalau kami memberikan klub ke pemegang saham dalam porsi besar, sama saja kami menjual PSMS," tegasnya.

Saat ditanya mengenai dana kompetisi untuk musim depan, Idris mengatakan tanpa konsorsium yang menguasai saham PSMS, serta tanpa APBD, PSMS akan tetap bisa jalan.

"Dana nggak usah khawatir. Kalau saya khawatir, berarti saya goblok, jangan dibilang nggak ada APBD PSMS nggak jalan. Kalau PSMS nggak jalan, saya yang digorok orang Medan. PSMS ini ibarat gadis cantik, primadona, makanya nggak usah bingung. Kami yang bingung nampung sponsor," ungkapnya.

Idris memaparkan, dana sponsor PSMS tidak akan atas nama perseorangan. Dia juga berkilah mengenai nama Nirwan Bakrie yang disebut-sebut memberikan bantuan untuk tim divisi utama. "Bukan pribadi, namun nama perusahaan yang akan ada di dada PSMS. Soal Pak Nirwan yang beri bantuan saya belum tahu, tapi kalau mau dikasih ya alhamdulillah," ungkapnya.

Idris sendiri mengakui hubungannya dengan Ketua PSSI Djohar Arifin masih baik-baik saja, meski sejak awal Djohar Arifin disebut menginginkan PSMS Medan ikut LPI yang diasuh PSSI.

"Dengan beliau (Djohar Arifin) tidak ada masalah. Kalau beliau tegas apapun kami korbankan untuk beliau. Tapi sejauh ini beliau belum tegas melaksanakan aturan. Jangan buat celah, dan beliau harusnya tetap pegang statua dan menghargai hasil kongres," pungkasnya.



Sumber : http://www.tribunnews.com

27 October 2011

Wow, Timnas Indonesia akan Ditantang Brasil All Star

Wow, Timnas Indonesia akan Ditantang Brasil All Star









JAKARTA – Gaung genderang Piala Dunia 2014 di Indonesia sudah dimulai sejak tahun ini. Rencana demi rencana untuk memeriahkan laga empat tahunan ini di Tanah Air pun sudah mulai disusun. Salah satunya, laga persahabatan antara Brasil All Star dan timnas Indonesia yang akan digelar di Indonesia.

Dalam temu media yang digelar di Hotel Dharmawangsa, Rabu (26/10/2011), laga persahabatan ini disebut menjadi salah satu bagian dari rangkaian kampanye keliling Piala Dunia 2014 bertajuk "Road to Samba" ke seluruh dunia yang rencananya akan digelar 2012-2013. Sayangnya, panitia belum ingin memublikasikan kepastian tanggal dan bulan digelarnya laga ini.

"Untuk fix schedule-nya belum bisa diberikan karena semua masih harus dirapatkan dulu tanggal fix-nya," kata Sekretaris Penyelenggara FIFA Wolrd Cup Brazil Rara Ratri Hesti kepada Kompas.com.

Selain laga persahabatan ini, rangkaian kampanye keliling Piala Dunia 2014 juga meliputi rencana klinik latihan (coaching clinic) bersama mantan bintang sepak bola dunia Ronaldo. Panitia juga berencana menggelar karnaval dan Sambafest.

"Bundaran HI akan dijadikan tempat karnaval layaknya pusat karnaval di Brasil untuk merayakan Piala Dunia 2014," ungkap salah satu panitia.
Piala Dunia 2014 digelar di Brasil 12 Juni-13 Juli mendatang. Sekitar 32 negara akan berlaga dalam ajang Piala Dunia ke-20 ini. FIFA memberikan izin pemegang hak siar kepada B Plus dan Bakrie Capital Indonesia untuk Tanah Air.

Hak itu meliputi hak siar melalui satelit dan kabel (televisi berbayar), terestrial (media transmit tidak berbayar), radio, mobile, internet, hak public viewing (nonton bareng), dan media access (akreditasi media).